Minggu, 13 Juli 2014

Cukup Allah saja

Diposting oleh Anonim


“Biarlah Allah saja yang menyemangati kita, sehingga tanpa sadar setiap peristiwa menjadi teguran atas kemalasan kita. Cukuplah Allah saja yang memelihara ketekunan kita, karena perhatian manusia terkadang menghanyutkan keikhlasan, semoga Allah menjadikan kita pribadi yang bermakna, pribadi yang saat berbaur mampu menyemangati yang lain, dan saat sendiri mampu menguatkan dirinya sendiri.”
Sekilas terasa bergidik membaca kalimat itu melalui sebuah layanan pesan singkat yang biasa disebut dengan SMS (Short Message Service). Hati ini terasa terpukul, raga ini tersentak, pikiran yang tadinya melambung tinggi bersama mimpi akhirnya siap terjun terhempas sang bayu. Amanah ini, janji ini bukan persoalan dunia lagi, melainkan pertanggungjawabannya nanti, di hadapan Allah swt kelak. Sadar tak sadar mengapa akhir-akhir ini kita sibuk dengan apa yang mereka ucap dan belum tentu kebenarannya. Cukup Allah bagi kita, yang menilai seluruh amal perbuatan kita.

0 komentar:

Posting Komentar

 

When story can speak Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review